Panduan
Lantai retak
Retakan di lantai adalah gejala. Sebelum menutupnya dengan apa pun, sebaiknya Anda tahu penyebabnya, karena coating menyembunyikan retakan tetapi tidak menghentikan pergerakan di baliknya. Panduan ini jujur tentang kapan microcement (mikrosemen) membantu, dan kapan langkah yang tepat sama sekali bukan membeli produk.
Mengapa lantai retak
- Penyusutan. Beton dan screed menyusut saat mengering. Retak rambut yang halus dan acak pada bulan-bulan pertama cukup umum, dan biasanya berhenti setelah pelat lantai benar-benar kering.
- Suhu. Pelat lantai memuai dan menyusut karena panas. Lantai luas tanpa sambungan dilatasi, dan lantai yang terkena matahari, retak di garis tempat tegangan itu terkumpul.
- Penurunan tanah. Jika tanah di bawah pelat memadat, tergerus air, atau tidak dipadatkan dengan baik, sebagian lantai turun dan retak.
- Beban berlebih. Pelat yang terlalu tipis, atau tidak diberi tulangan untuk beban di atasnya, retak karena beratnya.
- Air. Pipa yang bocor atau air di bawah pelat melunakkan tanah di bawahnya, sehingga sebagian lantai bisa turun atau terangkat.
- Struktur. Bangunan yang bergerak — fondasi, balok, kolom — menunjukkannya sebagai retakan di lantai dan dinding.
- Keramik. Retakan yang melintasi beberapa keramik sering mengikuti retakan pada pelat di bawahnya. Keramik yang retak dan terangkat bersamaan biasanya menandakan adukan dudukannya sudah gagal.
Dua jenis retakan
Bagi coating apa pun, yang terpenting adalah apakah retakan itu masih bergerak.
| Retakan stabil | Retakan yang bergerak | |
|---|---|---|
| Ciri-cirinya | Retak rambut atau halus, tidak ada beda tinggi di kedua sisinya, lebarnya tetap dari bulan ke bulan | Makin lebar atau makin panjang, satu sisi lebih tinggi dari sisi lainnya, atau membuka dan menutup mengikuti musim |
| Penyebab umum | Penyusutan awal saat mengering yang sudah selesai | Penurunan tanah, pergerakan struktur, air di bawah pelat, beban berlebih |
| Bisakah ditutup microcement? | Umumnya bisa, setelah retakan diisi dan lantai disiapkan — dengan Fibermesh di lapisan dasar | Tidak. Atasi penyebabnya terlebih dahulu. Coating di atas retakan yang bergerak akan retak lagi, di tempat yang sama |
Satu aturan penting
Coating di atas retakan yang masih bergerak akan retak lagi. Hentikan dulu pergerakannya, baru setelah itu retakan ditutup.
Cara mengetahui apakah retakan masih bergerak
- Tandai kedua ujung retakan dengan garis pensil dan tanggal, lalu ukur lebarnya di satu atau dua titik.
- Periksa lagi setelah beberapa minggu, dan jika memungkinkan setelah pergantian musim. Retakan yang melewati tanda Anda masih bergerak.
- Perhatikan beda tinggi. Jika satu sisi retakan lebih tinggi dari sisi lainnya, pelat lantai sudah bergerak.
- Perhatikan sekitarnya. Pintu atau jendela yang mulai macet, retakan di dinding di atasnya, atau lantai yang mulai miring menandakan pergerakan pada struktur.
- Alat pemantau retak (crack monitor) yang dipasang melintasi retakan menunjukkan pergerakan lebih presisi daripada tanda pensil.
Apa yang bisa ditutup microcement, dan apa yang tidak
Microcement setebal 1–2 mm. Ia memberi lantai lama permukaan baru yang menerus, dan dapat menyamarkan retak rambut yang sudah diperbaiki serta garis nat yang membuat lantai tampak usang. Microcement bukan perbaikan struktur: ia tidak menyatukan pelat lantai, tidak mengisi rongga di bawahnya, dan tidak menghentikan pergerakan bangunan.
Bisa ditutup
- Retak susut yang halus dan stabil, setelah diisi dan lantainya disiapkan.
- Retakan lama yang stabil pada lantai keramik yang keramiknya masih melekat kuat.
Tidak bisa diperbaiki
- Retakan yang masih membuka, memanjang, atau berbeda tinggi.
- Retakan akibat penurunan tanah, air di bawah pelat, atau pergerakan struktur.
- Keramik yang kopong, lepas, atau terangkat karena adukan dudukannya gagal.
- Lantai yang sudah turun atau miring.
Terraesta tidak menjual pengisi retak atau mortar perbaikan. Retakan yang stabil sebaiknya dibuka, dibersihkan, dan diisi dengan produk perbaikan yang sesuai oleh kontraktor Anda sebelum Surface Primer diaplikasikan.
Peran Fibermesh
Fibermesh adalah jaring penguat fiberglass yang ditanam ke lapisan dasar microcement. Jaring ini memberi kekuatan pada lapisan yang tipis sambil tetap lentur, dan sangat disarankan untuk setiap lantai dan area luas. Di atas lantai lama dengan retak rambut yang sudah diperbaiki dan garis nat, Fibermesh membantu permukaan baru tetap stabil.
Yang tidak bisa dilakukan Fibermesh adalah menahan retakan yang bergerak. Jaring ini memperkuat coating, bukan pelat lantai. Jika retakan di bawahnya masih bergerak, permukaan di atasnya akan retak lagi, dengan atau tanpa jaring.
Kapan memanggil insinyur struktur
Jangan membeli coating — dari kami atau dari siapa pun — sebelum insinyur struktur memeriksa lantai Anda, jika Anda melihat salah satu tanda berikut:
- Retakan yang lebarnya lebih dari beberapa milimeter, atau yang makin lebar.
- Satu sisi retakan lebih tinggi dari sisi lainnya.
- Retakan yang berlanjut dari lantai ke dinding, atau retakan diagonal di dinding, terutama dari sudut pintu dan jendela.
- Pintu dan jendela yang mulai macet atau tidak bisa menutup lagi.
- Lantai yang turun, miring, atau berbunyi kopong di area yang luas.
- Air yang keluar dari retakan, atau retakan yang muncul setelah kebocoran atau banjir.
- Retakan di dekat kolom atau balok, atau di tempat beban berat berdiri.
Insinyur struktur dapat menjelaskan penyebab pergerakan dan cara menghentikannya. Setelah pergerakan berhenti dan lantai diperbaiki, lantai bisa kembali menjadi dasar yang kokoh — dan pada saat itulah microcement masuk akal.
Setelah lantai kokoh
Sistemnya sama seperti lantai lain: Surface Primer, Fibermesh, dua lapis Microcement Extreme, lalu coating pelindung. Ganti lantai tanpa bongkar menjelaskan urutannya, dan kalkulator produk menghitung kebutuhan Anda.



